Suara Pemuda Sumedang untuk Bupati Sumedang Terpilih Periode 2018-2023

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Terpilih, Dony Ahmad Munir dan Erwan Setiawan berpoto bersama dengan komisioner KPU Sumedang usai Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Terpilih Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Tahun 2018 di Aula KPU Sumedang.
FITRIYANI
Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Terpilih, Dony Ahmad Munir dan Erwan Setiawan berpoto bersama dengan komisioner KPU Sumedang usai Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Terpilih Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Tahun 2018 di Aula KPU Sumedang.

Penulis: Nana Suryana, S.sos*

Pada tanggal 27 Juni 2018 Pemilihan Kepala Daerah serentak dilaksanakan. Akhirnya pasangan Nomor Urut Satu (1) Dony Ahmad Munir dan Erwan Setiawan terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumedang periode 2018-2023 dengan memperoleh suara sebanyak 275.337 suara atau 42,81% dari total suara sah 643.125 suara. Hal tersebut sudah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan KPU Kabupaten Sumedang Nomor: 116/PL.03.7-Kpt/3211/KPU-Kab/VII/2018 tentang  Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Terpilih Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Tahun 2018.

Namun, Berdasarkan Surat Mendagri Nomor 270/720/OTDA Tanggal 29 Januari 2018 Hal Penegasan Terkait Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018 Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati. Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang terpilih akan dilaksanakan pada Tanggal 20 September 2018.

Penulis: Nana Suryana, S.sos

Sebagai Pemuda Sumedang, tentu merasa berbahagia dengan adanya pemegang baru estafet kepemimpinan Kabupaten Sumedang. Bupati dan Wakil Bupati, Dony Ahmad Munir dan  Erwan Setiawan. Hal tersebut berarti bahwa Pemimpin terpilih siap untuk bekerja dan membangun Kabupaten Sumedang menjadi lebih baik.

Salah satu fokus yang ingin dicapai oleh pemimpin terpilih adalah memajukan sektor ekonomi Kabupaten Sumedang.

“Selain ekonomi, kita juga berusaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sambil tetap menguatkan norma agama. Kemudian ada lima karakter yang harus ditekankan di Sumedang yaitu, Berbenah Jujur, Disiplin, Tegas dan Berani “, Ungkap Doni saat Debat Publik Publik Perdana di Gedung Asia Plaza, Sumedang, Jawa Barat, Minggu 8 April 2018.

Jika merujuk kepada kenyataannya memang benar, bahwa Kabupaten Sumedang  tertinggal dari Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Baik dalam sektor ekonomi, pendidikan, pembangunan infrastruktur dan lain sebagainya. Kenyataan tersebut memang harus diterima, namun kemudian tidak bisa disikapi dengan keputus-asaan dan doing nothing. Sebaliknya, kenyataan tersebut harus segera disikapi secara responsif dan solutif dalam mengurai permasalahan yang ada.

BACA JUGA  Inilah Peluang Anda Menjadi Anggota Legislatif (Bacaan untuk Bacaleg)

Terpilihnya Pemimpin Kabupaten Sumedang untuk periode 2018-2023 merupakan sebuah momentum untuk bekerja nyata agar dapat memperbaiki tubuh pemerintahan sumedang sehingga akan mendapatkan hasil sesuai dengan pengharapan.

Jika melihat pada situasi dan kondisi yang ada, membuat saya semakin berpikir keras dan mencari formula jitu untuk mengurai permasalahan yang ada. Sebagai putera Sumedang, saya ingin bertanya: Apakah sumedang miskin akan sumber daya alam? Jawabannya, tidak.  Apakah sumedang tidak memiliki sumber daya manusia yang melimpah? Tentu jawabannya tidak. Masih banyak sumber daya alam ataupun sumber daya manusia lainnya yang masih belumm dapat dikelola secara maksimal.

Terlepas dari permasalahan yang ada, izinkan saya sebagai Pemuda Sumedang ingin bersuara dan menyampaikan pendapat serta setidaknya memberikan gambaran, langkah seperti apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Sumedang untuk 5 tahun kedepan.

Point terbesar yang ingin saya sampaikan adalah, seharusnya Pemerintah Kabupaten Sumedang terpilih lebih memberikan Public Sphere untuk pemuda/i agar mendapatkan kesempatan untuk turut andil dalam menjalankan roda pemerintahan.

Hal tersebut harus benar-benar diperhatikan dengan baik, sehingga pemuda/i Sumedang dapat lebih sadar dengan keadaan daerahnya sendiri. Dengan demikian maka akan timbul rasa kepedulian untuk dapat mengabdi terhadap daerahnya, pada jiwa pemuda-pemudi Sumedang.

Karena memang, tidak dapat dipandang sebelah mata bahwasannya pemuda/i Sumedang memiliki kapabilitas, integritas, dan kemampuan intelektual sehingga dapat memberikan gagasan yang innovatif, cerdas, dan solutif demi perbaikan tubuh pemerintahan Kabupaten Sumedang.

Oleh karena itu, saya berharap pemerintah nanti akan menghilangkan arogansi intelektual yang sudah mendarah daging pada tubuh lembaganya. Karena sudah saatnya, pemuda/i sumedang untuk berperan aktif dalam mengambil perananan yang strategis.

Meskipun banyak sektor-sektor lain yang harus diperbaiki, tapi saya yakin bahwa dengan membangun dan memberikan ruang terhadap pemuda-pemudi untuk berperan aktif dan berpolitik merupakan sebuah langkah strategis untuk mendapatkan perbaikan sesuai dengan pengharapan.

BACA JUGA  GEOTHERMAL GUNUNG TAMPOMAS

*Nana Suryana, S.sos pengamat politik Lulusan Ilmu Politik Universitas Bakrie. Pernah bersekolah di SMP Negeri 2 Sumedang dan SMA Negeri 3 Sumedang.

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.