Pilihan RedaksiSUMEDANG

Tanggapi Pernyataan Kades Cimarias, Komisi I: Tak Ingin Ada Perpecahan

SUMEDANG.ONLINE, KOTA (11/2/2020) – Anggota Komisi I DPRD Sumedang, Dudi Supardi berharap munculnya organisasi Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) tak menimbulkan perpecahan di desa. Hal itu menanggapi statemen Kepala Desa Cimarias, Mamat Rohmat, yang akan memecat aparatnya jika seandainya tergabung dalam organisasi itu.

“Secara pribadi abdi, tidak menghendaki perpecahan, tetapi harus penguatan. Pada sekarang ini sangat dibutuhkan perangkat desa yang kapabel pada pekerjaannya. Oleh karena itu dibutuhkan pelatihan-pelatihan tentang pengelolaan desa,” ujar Dudi Supardi saat dihubungi reporter SUMEDANG ONLINE, melalui pesan WhatsApp.

Apalagi lanjut dia, dengan telah diturunkannya DD dan ADD yang cukup besar, maka pelayanan dan pembangunan desa harus lebih fokus dan ditingkatkan. “Bagaimana jadinya kalau ada dua lembaga dalam pemerintahan desa, ahirnya bukan meningkatkan pelayanan dan pembangunan justru yang akan lebih kentara adalah persaingannya. Desa bukan alat politik oleh karena itu jangan terbawa dalam arus politik, karena bagaimanapun pada saatnya nanti lembaga-lembaga ini akan menjadi alat politik,” tegasnya.

BACA JUGA  Warson: Apdesi Bukan Asosiasi Kepala Desa Tapi Juga Perangkatnya

Hal senada juga dikatakan Ketua Komisi I DPRD Sumedang, Asep Kurnia, dia pun mengharapkan adanya komunikasi antara PPDI dengan Apdesi. “Jadi kami berharap, antara PPDI dan juga perangkat desa yang sudah ada sebelumnya, Apdesi. Bisa berkomunikasi, membangun sinergi. Jangan sampai kemudian keberadaan satu sama lain malah konflik. Oleh karena itu, ketua Apdesi, ketua PPDI saya pikir bisa berkomunikasi satu sama lain,” ujar Asep Kurnia.

Saat disinggung apakah boleh dilakukan pemecatan oleh kepala desa, menurut Asep, pemecatan hanya boleh dilakukan jika ada hal-hal yang dilanggar oleh aparatur itu. “Dan harus dicek apakah masuk organisasi provesi itu melanggar atau tidak. Jangan sampai malah jadi salah,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Cimarias, Mamat Rohmat, melarang aparatur desanya untuk bergabung menjadi anggota Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI). Dirinya beralasan karena sudah ada Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Desa (Apdesi) yang anggotanya tidak hanya kepala desa tapi juga aparatnya.

BACA JUGA  Ketua PPDI Sumedang: Apdesi dan PPDI di Kabupaten Lain mah Bersinergi

“Untuk itu dari pada ikut ikutan ke PPID lebih baik fokus pada pekerjaan, karena sesuai UU Desa Nomor 6 Tahun 2014 aparat desa adalah pembantu kepala Desa dalam berbagai pekerjaan di Desa,” jelas Mamat.

Bahkan dikatakan dia, jika ada aparat di desanya yang bergabung dengan PPDI dia tak segan untuk memecatnya. “Seandainya gabung PPDI akan di pacat,” tandasnya. *** IWAN RAHMAT ***

Tags

Pitriyani Gunawan

Pitriyani Gunawan merupakan salahseorang pendiri dari SUMEDANG ONLINE, aktif menulis sejak masih dibangku sekolah. Dan mulai belajar Jurnalistik sejak tahun 2010.

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

Related Articles