Pilihan RedaksiSUMEDANG

Ada Keluhan Dokumen Kependudukan Tak Sampai, Kantor Pos Sumedang Diminta Berikan Klarifikasi

SUMEDANG.ONLINE, DISDUK (28/2/2020) – Kepala Bidang PIAK pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumedang, A. Beni Triyadie, berharap Kantor Pos Sumedang dapat memberikan klarifikasi berkaitan dengan masih adanya keluhan warga yang belum mendapatkan data kependudukan. Dan atau masih ada warga yang harus mengambil data kependudukannya ke Kantor Pos.

“Ini harus diluruskan, dan kiranya yang harus memberikan klarifikasi dari pihak Kantor Pos Sumedang. Karena sebelumnya kami telah melaksanakan kerjasama dengan pihak Kantor Pos. Berupa penandatanganan, serta telah memberikan kepercayaan penuh kepada Kantor Pos untuk bisa  mendistribusikan dokumen kependudukan tersebut sampai ke rumah masing-masing warga. Makanya setiap dokumen tersebut harus dituliskan alamat yang dituju oleh pihak petugas pos,” ujar Beni pada SUMEDANG ONLINE di ruang kerjanya, Jumat, 28 Februari 2020.

Kerjasama yang dimaksud Beni, yakni dengan Program Simpay Arum yang merupakan program inovasi layanan administrasi kependudukan dan pencatatan Sipil Sumedang. ”Program inovasi layanan administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sumedang, yang mana kita  menerbitkan sebuah program layanan pendistribusian melalui yang bekerjasama dengan jasa kantor Pos Indonesia,” ungkapnya.

Dikatakan Beni, berdasarkan kesepakatan, Kantor Pos memiliki kewajiban untuk dapat mengantar sebanyak tiga kali, selain itu juga kantor pos harus ada laporan ke Disdukcapil secara retur. Apalagi sebut Beni, untuk setiap dokumen yang diantarkan oleh kantor pos, jasanya dikenakan sebesar Rp. 8 ribu. “Apabila tidak terantarkan tidak dibayar, dan harus dikembalikan ke Disdukcapil,” pungkasnya. *SUHAYA*

Pitriyani Gunawan

Pitriyani Gunawan merupakan salahseorang pendiri dari SUMEDANG ONLINE, aktif menulis sejak masih dibangku sekolah. Dan mulai belajar Jurnalistik sejak tahun 2010.

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

Related Articles

Close