Pilihan RedaksiPolitik

Siap Siap Staf di Bawaslu Sumedang Akan Dipangkas, Ini Alasannya

SUMEDANG.ONLINE – Degdegan, mungkin itulah yang dirasakan saat ini oleh para staf di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumedang. Mereka harus lulus tes secara daring (online) untuk dapat tetap bekerja di Bawaslu.

Hal itu lantaran adanya surat dari Sekretariat Jenderal Bawaslu RI Nomor 0016/Bawaslu/SJ/KP.01.00/I/2020 tertanggal 6 Januari 2020, perihal persiapan evaluasi pegawai pemerintah non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan sekretariat Kabupaten/Kota.

Sebagai informasi saat ini jumlah staf di Bawaslu Sumedang berjumlah 24 orang, dah harus dikikis menjadi 9 orang. Sisanya harus berakhir sebagai pengawal demokrasi.

“Ada sekitar 19 staf yang akan dievaluasi di Kabupaten Sumedang,” kata Minnatillah selaku Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Kabupaten Sumedang pada SUMEDANG ONLINE.

Lebih lanjut dia menyebutkan berdasarkan surat tersebut, Bawaslu di tingkat provinsi maupun kabupaten diperintahkan untuk mengadakan evaluasi yang waktunya sudah ditetapkan Bawaslu RI. Untuk provinsi 20 Januari 2020, sedangkan untuk tingkat kabupaten/kota dilaksanakan pada 21 Januari 2020.

“Untuk staf di kabupaten itu dilakukan evaluasi untuk staf teknis. Karena kan kalau di Bawaslu ada staf teknik, ada staf pendukung. Untuk satpamnya tidak ada evaluasi,” jelasnya.

Dikatakan Minatillah, untuk tesnya sendiri akan dilaksanakan dengan sistem daring (online). “Tesnya itu berupa tes online secara aplikasi. Jadi mereka serentak melakukan tesnya itu. Melaui, kalau dulu itu, melalui CAT tekniknya seperti itu. Nanti penilaianya akan langsung dilakukan (Bawaslu) RI sendiri, karena memang terkait soal atau apa pun itu suruhnya itu dari (Bawaslu) RI,” imbuhnya. **IWAN RAHMAT**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close