BISNISPilihan Redaksi

Nasib PDAM Sumedang, Warson: Tunggu Hingga Februari

SUMEDANG.ONLINE – DPRD Sumedang mengomentari berkaitan dengan kondisi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Medal saat ini yang dipandang hampir kolap.

Carut marutnya di perusahan air minum daerah itu, konon karena beban tinggi akibat banyaknya karyawan. Namun jika, ada rasionalisasi karyawan justru, menurut Anggota Komisi II DPRD Sumedang, Warson, akan menimbulkan masalah baru yakni adanya pengangguran dari eks pekerja PDAM, sehingga menurut dia harus ada win-win solution yang bisa segera menyehatkan Perusda tersebut.

Disinggung wacana adanya pergantian direktur PDAM baru, menurut Warson hal itu pun tidak dapat serta merta menyelesaikan masalah yang terjadi dalam tubuh manajemen PDAM.

”Solusi paling awal. Bagaimana diperbaiki dengan manajerial, segala apa pun yang terkait PDAM itu manajerial itu harus jelas. Harus dicari dulu akar masalahnya, yang pertama sudah ketahuan adanya overload karyawan, seharusnya dalam penerimaan karyawan itu harus ada persetujuan dewan pengawas. Jangan asal asup we kabeh,” jelas Warson.

BACA JUGA  Longsor Renggut Nyawa, Bupati Sumedang Minta Semua Pihak Waspada

Solusi lainnya sebut Warson, ada yang menawarkan bagaimana kalau PDAM di serahkan ke swasta. Namun, sebut dia, sudah berapa puluh miliar suntikan dana dari pemerintah daerah untuk PDAM tersebut.

Ditanya bertumpuknya permasalahan di PDAM apakah itu berkaitan dengan kegagalan direktur PDAM yang sekarang dalam mengelola Perusda. Berkaitan dengan hal ini Warson, belum bisa memberikan keterangan dia hanya berkilah pihaknya akan tetap menyari solusi yang terbaik, termasuk ingin melihat perkembangan selanjutnya dari berbagai upaya yang telah dilakukan selama ini.

“Belum waktunya kita berkomen,” tegasnya.

Berkait dengan pernyetaan modal pihaknya pun masih akan melakukan evaluasi. “Ngapain kita harus mengeluarkan uang tetapi tidak jelas, pertanggungjawabannya tidak jelas. Kita harus menerima kejelasan, tunggu saja sampai Februari kita masih akan berupaya,” pungkasnya. ***IWAN RAHMAT***

BACA JUGA  [Banjir Lumpur Berulang] Sekda: Pemerintah Sudah Memberikan Teguran
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close