Pilihan RedaksiPolitik

Gagal Seleksi Calon Kades, Warga Geruduk Panitia Pilkades

SUMEDANG.ONLINE – Tak terima jagoannya gagal menjadi bakal calon kepala desa Cipacing. Puluhan warga diduga merupakan salahsatu dari pendukung calon kades mendatangi Panitia Pemilihan Kepala Desa Cipacing, di Kantor Desa Cipacing, Selasa, 14 Januari 2020.

Informasi diperoleh, dari salahseorang perwakilan pendukung, Ahmad Sugiandri, mengaku kecewa. Lantaran hasil seleksi dari STAI Unsap menyatakan jika Balon Kades atas nama Eddy Supriyadi mendapatakan rangking terbawah.

”Ini hanya audensi, pada intinya kami memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada panitia Pilkades atas netralitasnya,” kata Ahmad pada wartawan.

Dikatakan dia, dalam klausul surat hasil seleksi menyebutkan bahwa hasil seleksi bukan berarti tidak lolos hanya sebatas rekomindasi. Melihat dasar itu, pihaknya beranggapan persoalan itu belum selesai dan berharap panitia Pilkades untuk dapat mempertimbangkannya.

”Apabila tidak ada tanggapan, maka kami akan beraudensi langsung dan mengerahkan massa untuk menghadap ke bupati,” ujarnya.

Sebelum melakukan aksi audensi ke pihak Panitia Pilkades, pihaknya juga sudah bertemu langsung dengan Panitia Seleksi STAI Unsap pada 17 Januari lalu. “Kami pun sudah menyiapkan segala bukti yang sudah kami dapatkan terkait kejanggalan kejanggalan yang kami temukan,” ucapnya.

Menanggapi adanya ketidakpuasan dari salahsatu pendukung bakal calon kepala desa, Ketua Panitia Pilkades Didi Rohadi menyampaikan aspirasi kepada pendukung salah satu bakal calon kades.

”Itu langkah yang sah saja di dalam demokrasi. Karena mereka juga punya keinginan dan mempunyai hak,” tuturnya.

Dia mengatakan, panitia tetap berpegang teguh kepada aturan yang ada tentang Pilkades. ”Kami pun sudah memfasilitasi aspirasi mereka dan akan mempertemukan dengan pihak yang berkompeten yaitu Unsap sebagai pelaksana seleksi,” ungkapnya.

Bahkan Unsap pun sudah membalas surat dari panitia pilkades dan akan menerimanya. ”Pertemuan nanti disepakati jika jumlah yang akan hadur pada audiensi, yakni dua orang pendamping dan satu orang calon serta 5 orang panitia,” ujarnya.

Dikatakanya, diketahui memang betul jika Unsap hanya sebatas memberikan rangking saja bukan penilaian. ”Kami selaku panitia dihadapkan pada Peraturan Daerah. Calon itu di haruskan lima orang. Kami tidak ada kewenangan untuk merubah hasilnya,” ucap Edi.

Diketahui, sebelumnya terdapat enam orang balon kades dan sudah mengikuti seleksi di STAI Unsap. ***SYARIF***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close