Pilihan RedaksiSUMEDANG

[Banjir Lumpur Berulang] Ortu Siswa SMA Negeri 2 Sumedang Ngaku Merasa Dirugikan

SUMEDANG.ONLINE – Banjir lumpur yang sempat menimpa Jalan Terusan Sebelas April (Jalan Provinsi Sumedang-Wado) juga dirasakan sejumlah orangtua siswa di SMA Negeri 2 Sumedang. Mereka rerata mengaku khawatir jika terjadi kembali banjir lumpur. Apalagi jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami orangtua siswa merasa khawatir, karena apabila hujan besar datang lagi. Ada kemungkinan salah satu ruangan di sekolah ini akan tergusur oleh longsoran tanah ,akibat debit air yang besar,” ujar Budi, salahseorang orangtua siswa di SMA Negeri 2 Sumedang saat memberi keterangan pada SUMEDANG ONLINE.

Atas kejadian banjir lumpur, dikatakan dia pihak sekolah pun merasa khawatir atas keselamatan para siswanya sehingga para pelajar sempat dibubarkan sebelum waktunya. ”Kami merasa dirugikan, karena anak kami program belajarnya terganggu karena dihentikan, anak anak tadi juga dibubarkan,” imbuhnya.

Budi pun menyayangkan kenapa pihak pemerintah hanya menghentikan sementara pembangunan proyek perumahan tersebut. Padahal sudah jelas-jelas merugikan, baik pengguna jalan provinsi Sumedang-Wado, maupun masyarakat di sekitarnya.

”Dengan kejadian air bercampur tanah yang menggenangi arus jalan propinsi, sehingga banyak yang terganggu baik itu secara ekonomi sosial kemasyarakan jelas terhambat. Masa (pemerintah) bisa kalah sama investor,” pungkasnya dengan nada heran. ***IWAN RAHMAT***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close