BISNISPilihan Redaksi

Dana yang Dijanjikan Pengusaha Saat Gala Dinner untuk Paragliding, Tak Sesuai Target

SUMEDANG.ONLINE — Perhelatan West Java Paragliding World Championship & Culture Festival telah usai. Acara yang konon menghabiskan anggaran besar itu, memang diharapkan dapat mempromosikan wisata yang ada di Sumedang menjadi destinasi wisata dunia.

Sinergitas dengan para pengusaha pun ternyata dijalin, lewat acara Gala Dinner yang digelar pada Rabu, 4 September 2019 malam di Halaman Belakang Gedung Negara.

Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir kala itu memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Karena pada kesempatan itu, pihaknya dapat memaparkan tentang potensi investasi di Sumedang. Apalagi sebut Dony, pada malam itu, hadir para pengusaha yang tak hanya berasal dari Sumedang, tapi dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.

Mereka, lanjut Dony, tertarik dengan berbagai potensi yang ada di Sumedang. Baik untuk kawasan Industri, Pariwisata, Peruahan dan sebagainya. “Alhamdulillah, mereka sangat tertarik untuk investasi di Sumedang. Kemudian kami pun mengajak untuk berkolaborasi berkaitan dengan kegiatan West Java Paragliding World Championship & Culture Festival. Alhamdulillah tadi terkumpul Rp 867 juta,” kata Dony Ahmad Munir usai acara Gala Dinner di Gedung Negara Kabupaten Sumedang, Rabu (4/9/2019) malam.

Menurut Dony, event paragliding sejauh ini memang telah mendapatkan support yang baik dari pengusaha dan masyarakat Sumedang. Mereka, melakukan sumbangan secara Sukarela. Bahkan dari Asosiasi Perumahan Nasional, menyumbangkan rerata Rp 10 juta dengan total anggotanya 60 orang.

“Dari dunia usaha, masyarakat pun menyumbang untuk kegiatan ini, rereongan. Kita butuh pentahelix pembangunan, dimana melibatkan akademisi, bisnis, community goverment dan media. Barusan bisnis kita undang, mereka siap untuk menyukseskan West Java Paragliding World Championship & Culture Festival di Sumedang,” paparnya.

Sementara itu tersiar kabar jika para penyumbang acara tersebut juga, terutama para investor akan diberikan timbal balik kemudahan dalam memroses perizinan dan lainnya.

“Sumedang telah memberikan banyak kemudahan untuk para pengusaha. Mereka (para pengusaha) bahkan memberikan testimoni tentang kemudahan izin di Sumedang, yang dinilainya sangat cepat. Ini juga diapresiasi oleh World Bank, bahkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum terhadap layanan yang cepat dari Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.

DANA DARI PENGUSAHA TAK MASUK SELURUHNYA

Usut punya usut dana yang rencananya akan disumbang dari para pengusaha itu, ternyata hingga acara usai tak seluruhnya masuk.

“Teu mararasuk, teu acan. Maksudna teh anu gala dinner harita teh, teu acan masuk,” ujar Idah Khoeriah selaku Kepala Bagian Keuangan pada Setda Sumedang saat dikonfirmasi Sumedang Online di ruang kerjanya.

Ida pun menyebutkan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengerjaan laporan pertanggung jawaban kegiatan tersebut.

Saat dikonfirmasi dana dari pengusaha itu sebenarnya dikelola oleh bagian mana dan peruntukkannya seperti apa, Ida enggan memberikan jawaban. Bahkan dia menyarankan untuk menanyakan langsung ke Sekretaris Daerah dan Panitia. (Iwan Rahmat/Suhaya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close