Pilihan RedaksiSENI DAN BUDAYA

Membangun semangat kebhinnekaan dengan berkesenian

Barak teater bekerjasama dengan Longser Ngaprak Rancaekek mempersembahkan Harmoni Nusantara yang dilaksanakan di Komunitas Celah-Celah Langit belakang terminal Ledeng, Kota Bandung pada hari Jumat malam.
Kegiatan yang dibuka oleh bapak iman Soleh selaku pimpinan Celah-Celah Langit dan merupakan seniman senior kota Bandung, begitu khidmat, dengan lagu Indonesia Raya dan doa untuk Indonesia yang bersatu.

Acara dimulai dengan pembacaan puisi dari berbagai generasi, mulai dari Maul generasi milenial sampai dengan seniman senior Kang Doddy Eka yang membacakan puisi berjudul Indonesiaku.

“Kegiatan ini memang bertujuan untuk membangun kembali semangat kebhinnekaan” ucap Luthfi selaku pimpinan produksi acara tersebut.

Tak hanya berpuisi, nyanyian-nyanyian persatuan dilantunkan oleh Barakustik.
Serta tak ketinggalan seni yang sedang digandrungi: stand up comedy, ikut memeriahkan acara tersebut. Dia adalah komika dari timur Jeferson, memecahkan tawa di malam itu. Di tengah penampilannya Jeferson pun menyampaikan rasa syukurnya betapa indahnya persaudaraan, diterimanya dia di tanah Sunda membuktikan Indonesia tetap bersaudara tanpa memandang ras, suku, dan agama.

“Harmoni Nusantara hadir untuk merefleksikan cita-cita bersama dalam berbangsa, yaitu bersatu”. Tambah Luthfi.

Puncak acara pada malam itu adalah Longser, yang merupakan tradisi rakyat Sunda oleh Ngaprak Rancaekek yang masih dirawat dengan penuh kebanggaan.

“Berangkat dari idiom kerakyatan, Longser hadir untuk menjadi media pemersatu, dari Sabang sampai Merauke, kita semua Indonesia”. Ungkap Dado Tisna selaku aktor dalam gelaran Longser dengan judul “Har” karya Ari G. Tomat itu.

“Penonton yang hadir pada malam ini berasal dari berbagai kalangan dan dari berbagai daerah, dari Papua, dari Kupang, dari Sumatera, dari Jawa, kita semua duduk bersama, setara tanpa ada perbedaan.” Ucap Iman Soleh menjelang acara berakhir.

Riuh tepuk tangan penonton memecah dinginnya Ledeng, Kota Bandung pada malam itu.
“Kita semua sepakat, bahwa kebhinnekaan merupakan kekuatan bangsa kita”. Pungkas Luthfi selaku pimpinan produksi acara Harmoni Nusantara. (rls)

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

Related Articles

Close