KESEHATAN

JKN-KIS Buat Ezza Merdeka dari Stigma Berobat Mahal dan Sulit

SUMEDANGONLINE – Hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) membuat Eza (34) merasa merdeka dari biaya berobat.

Ia mengatakan bahwa ketika menggunakan JKN-KIS saat berobat ke poli gigi, proses yang dilaluinya sangatlah mudah dan cepat.

“Semua mungkin tahu, kalau berobat gigi itu biayanya mahal. Dengan JKN-KIS, nggak ada lagi istilah sekarang berobat mahal atau sulit,” terang Ezza kepada Jamkesnews, Sabtu (16/08).

Keseharian Ezza yang berjualan ayam goreng membuat dirinya sadar bahwa biaya yang dibutuhkan pada saat berobat tidak bisa dibilang murah.

Sadar akan manfaat JKN-KIS, Ezza mendaftarkan diri dan keluarganya menjadi peserta JKN-KIS pada saat masih sehat dan belum ada keluhan kesehatan.

“Waktu itu saya tanya ke Kader JKN yang ada di desa tentang cara menjadi peserta, lalu kadernya memberitahukan ada beberapa kanal pendaftaran, salah satunya diarahkan ke Mobile JKN. Lalu saya download dan dikasih tahu sama Kader JKN kalau harus isi sesuai KTP dan KK. Setelah itu ada pemberitahuan bahwa 14 hari lagi saya harus bayar iuran pertama dan aktif setelah dilakukan pembayaran. Yang penting sekarang saya daftar dulu, jadi nggak repot mengurusnya saat tahu-tahu sakit,” cerita Eza.

Betul saja. Selang beberapa waktu kemudian, Ezza mengalami sakit gigi yang tak tertahankan.

Ia pun segera berobat ke Puskesmas dan akhirnya dirujuk ke rumah sakit.

Pada saat itu Ezza merasa dilayani dengan baik sama halnya dengan pasien lainnya yang membayar dengan biaya sendiri.

Diceritakannya, tidak ada perbedaan atau diskriminasi baik oleh bagian pelayanan, perawatan dan dokter.

“Dokternya tidak membeda-bedakan pakai BPJS Kesehatan atau umum. Malah pada waktu yang sama juga ada pasien umum yang akan ke poli gigi, namun keduanya ditangani sama baiknya,” ujar Ezza. (F1)*

Tags

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

Related Articles

Close