Pilihan RedaksiPolitik

Otong Dartum Diminta Mundur

Imbas PD Raih 2 Kursi DPRD Sumedang

SUMEDANG.ONLINE – Partai Demokrat Sumedang menuai prahara, pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Alasannya, partai berlambang mersi ini, di pemilihan legislative untuk DPRD Sumedang hanya memperoleh dua kursi jumlah tersebut menurun dari raihan kursi pada Pemilu 2014 lalu yang mendapat empat kursi.

Sejumlah internal Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Sumedang dibuat berang dengan kondisi itu. Mereka menuding, turunnya raihan kursi lantaran lemahnya konsolidasi yang dilakukan Ketua DPC Partai Demokrat Otong Dartum.

Puncaknya 21 dari 26 PAC Partai Demokrat saat buka bersama di di Saung Ema Nalegong, Kecamatan Sumedang Selatan, Ahad, 19 Mei 2019. Menyepakati mosi tidak percaya atas kepemimpinan Ketua DPC Partai Demokrat, Otong Dartum.
Bahkan sejumlah pengurus anak cabang itu pun meminta agar segera digelar musyawarah cabang luar biasa (muscablub). Dan meminta Otong Dartum untuk mundur dari ketua DPC Partai Demokrat.

”Hasil dari pertemuan ini disepakati untuk meminta kepada Otong Dartum mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua DPC PD Sumedang. Dan apabila yang bersangkutan tidak bersedia, kami akan segera menggelar muscablub. Permohonan ini akan segera kami tembuskan kepada ketua MPC, DPD dan DPP Partai Demokrat,” kata Nandang ketua DPAC Sumedang Utara.

Menurut Nandang, Muscablub harus segera digelar untuk memilih calon pemimpin yang mampu memperbaiki kondisi partai Demokrat Sumedang yang sedang ‘babak belur’.

”Saat ini yang paling penting adalah melakukan perombakan ditubuh DPC PD Sumedang. Dan kemudian kita akan mencari calon ketua yang dianggap mampu mengembalikan kejayaan partai Demokrat di Sumedang,” jelasnya.

Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Rancakalong Sobari S. Irawan, membenarkan kondisi internal partainya seperti itu. Dia pun menyatakan prihatin atas buruknya manajemen Partai Demokrat Sumedang. ”Salah satu indikasinya adalah berkurangnya kursi di Partai Demokrat Sumedang dari 4 Kursi tahun 2014 menyusut menjadi 2 kursi tahun 2019 sekarang ini,” ujar Sobari.

Dikatakannya, salah satu indikasi buruknya manajemen adalah berkait lemahnya komunikasi internal partai. ”Dari lima puluh orang caleg yang maju dari Partai Demokrat hanya memperoleh dua kursi,” tambahnya.

Senada dengan Sobari, Atis Sutisna Ketua PAC Cimanggung mengeluhkan lemahnya kordinasi diinternal partai. Akibatnya terjadi ketidak harmonisan jajaran internal struktur partai terutama diakar rumput. ”Akibatnya segala kebijakan menjadi mandul,” tambahnya.

Hingga berita ini disusun belum ada konfirmasi dari pihak Otong Dartum atas kejadian ini. (USEP JAMAL)

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

Related Articles

Close