Pilihan RedaksiPolitik

Ini Kata Bawaslu RI Terkait Sejumlah Dugaan Pelanggaran saat Pemilu di Sumedang

SUMEDANG.ONLINE, SITURAJA – Anggota Bawaslu RI, Rahmat Bagja, memberikan tanggapan terkait sejumlah kasus dugaan pelanggaran yang masuk dan ditangani Bawaslu Kabupaten Sumedang.

“Terkait pelaksanaan Pemilu untuk di Kabupaten Sumedang, relatif tidak banyak kendala atau pelanggaran-pelanggaran. Namun masih ada rekapitulasi yang harus diselesaikan ditingkat kecamatan baik dari C1, DPT, DPTP, DPK tetapi semuanya sudah dapat diatasi atau diselesaikan ditingkat kabupaten Sumedang,” kata Rahmat usai melakukan ziarah kubur ke makam almarhum Ansor Umar yang merupakan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumedang yang wafat saat menjalankan tugas.

Selain itu pihaknya pun menyikapi adanya musibah terkait kesehatan penyelenggara pemilu, bahkan ada sebagian diantaranya yang wafat saat menjalankan tugas.

“Diharapkan juga kedepannya, tidak terjadi lagi yang terjadi dan dialami oleh penyelenggara pemilu terkait kesehatan yang mengakibatkan jatuh sakit dan meninggal dunia. Dan ini juga, perlu perhatian bersama agar tetap menjaga kondisi kesehatannya,” tandasnya.

Ketua Bawaslu Sumedang Dadang Priyatna menjelaskan, kedatangan anggota Bawaslu RI dan Jawa Barat ke Kabupaten Sumedang untuk memberikan bantuan santunan pada Keluarga anggota Bawaslu Sumedang, Almarhum Ansor Umar di Desa Cijeler Situraja.

“Bantuan tersebut untuk membantu keluarga yang ditinggalkannya. Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat. Kami juga turut belasungkawa yang mendalam dan semoga almarhum ditempatkan yang terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Aamiin,” ucapnya.

Dijelaskan Dadang, nilai santunan yang diberikan bagi yang yang meninggal dunia sebesar Rp 36 juta dan yang sakit permanen (cacat) sebesar Rp 16-18 juta. (Suhaya)

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker