Pilihan RedaksiPolitik

Diduga Ada Pelanggaran, Tujuh Warga Cilengkrang Lapor Bawaslu Sumedang

SUMEDANG.ONLINE, WADO — Sedikitnya tujuh warga Desa Cilengkrang, Kecamatan Wado mengadukan adanya dugaan pelanggaran pemilu. Mereka datang ke Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslucam) Wado untuk mengadukan dugaan kecurangan pada pelaksanaan penyoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Jumat (19/4).

Salah seorang pelapor yang namanya mita dirahasiakan untuk keamanan menyebutkan, ada beberapa indikasi pelanggaran di lokasi TPS. ”Di TPS 14, pencoblosan dilakukan oleh salah satu anggota KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara, Red.). Itu bukan diarahkan lagi, tetapi dia sendiri yang melakukannya,” kata nara sumber yang juga simpatisan salah satu Parpol saat mengadukan kejadian tersebut ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumedang yang sebelumnya tengah melakukan investigasi dugaan laporan yang sama dari salahsatu partai politik lainnya.

Tak hanya itu, kecurangan lainnya mereka pun melakukan manipulasi suara. Seorang kepala desa diduga menyoblos surat suara blanko untuk kepentingan Caleg jagoannya. ”Blanko kosong dicoblosan ku manehna bari ngomong, tah nyoblosmah siga kieu (surat suara yang blanko dicoblos sambil berucap, kalau mencoblos harus seperti ini, Red.),” kata dia sambil menirukan ucapan sang kades.

Selain itu sebut dia, ada pengarahan kepada masyarakat yang dilakukan salah seorang oknum anggota KPPS. Terutama yang bertugas sebagai pembantu penunggu bilik suara. ”Dia mengarahkan supaya menyoblos salah satu calon (legislatif, red), dan itu dilakukan di bilik suara pada saat masyarakat hendak masuk bilik suara,” katanya.
Kecurangan lainnya, sebut pelapor, penyoblosan dilakukan orang lain, yang notabenenya bukan penduduk asli Desa Cilengkrang. ”Seorang ibu yang sudah pindah domisili, namun surat panggilannya dipergunakan orang lain yang memang bukan warga Cilengkrang,” sebutnya.

Selain itu, ada juga bentuk pelanggaran money politic (politik uang) yang dilakukan para apratur desa. ”Khususnya RT-RT membagi-bagikan uang dan mengintimidasi warga, supaya memilih salah satu Caleg,” ungkapnya.
Bahkan seorang oknum KPPS desa mengarahkan untuk menyoblos salah seorang Caleg, namun warga tersebut enggan menurut keingingan KPPS tersebut. “Orang itu kebetulan masih keluarga kami juga,” terangnya.

Tak hanya itu, ujar pelapor, ada oknum KPPS mengambil surat suara dari rumahnya sendiri. Dan itu dilakukan pada saat terjadi selisih angka pada saat dilakukan penghitungan suara. ”Jadi manehna nyokot heula surat cadangan ka imah (Dia mengambil surat suara cadangan ke rumahnya),” imbuhnya.

Kejadian itu sebut, pelapor dilakukan sebanyak dua kali dan pada saat membawa surat suara cadangan itu, dia selipkan di bagian perutnya. Tak hanya itu, ada oknum KPPS yang melakukan pengusiran kepada seluruh saksi Parpol, dengan dalih karena membawa dua mandat, yakni dari Parpol yang juga merangkap saksi Capres. ”Padahal itu menurut saya boleh-boleh saja,” katanya.

Semua kecurangan itu dilakukan, kata dia, demi memenangkan Caleg yang nota bene anak dari Kepala Desa Cilengkrang.
Menanggapi hal itu, Kepala Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Sumedang Ade Sunarya menyebutkan, pihaknya akan segera melakukan penelusuran atas kejadian tersebut. ”Kami telah mendapatkan laporan dari warga Wado. Dari Bawaslu kabupaten, kami akan tindak lanjuti dan melakukan penelusuran,” kata Ade saat monitoring ke Kantor Panwascam Wado.

Sebelumnya kata Ade pihaknya juga mendapat laporan dari salahsatu ketua Partai Politik yang mengadukan kasus serupa, dia berharap para pelapor dapat segera melaporkan secara resmi ke Bawaslu Sumedang, agar segera dapat ditindak lanjutni.

Karena menurutnya ada dua mekanisme yang dapat dilakukan Bawaslu, yakni dari adanya pelaporan dan berdasarkan temuan di lapangan. ”Laporan bisa dari warga sebagai hak pilih, bisa dari pemantau Pemilu dan dari peresta Pemilu, baik dari Partai Politik maupun Caleg dan Calon DPD,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan Sumedang Online belum dapat mengonfirmasi para pihak yang dilaporkan ke Bawaslu.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close