Pilihan RedaksiPolitik

Kehadiran ASN di Harlah PPP Terancam Pidana Pemilu

SUMEDANG.ONLINE, BAWASLU — Kehadiran seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Harlah ke-46 PPP jadi sorotan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumedang.

Menurt anggota Bawaslu Sumedang, Ade Sunarya, kegiatan tersebut sudah mengarah pada kegiatan politik praktis menghadapi Pemilu 2019, sehingga tidak dibenarkan ASN menghadirinya.

”Saya rasa kegiatan Hari Lahir PPP ke 46 yang dilaksanakan pada 3 Maret 2019 di Aula Asia Plaza, adalah kegiatan pengurus dan kader PPP, serta dilihat dari susunan acara sudah mengarah pada kegiatan politik praktis menghadapi Pemilu 2019. Jadi, tidak dibenarkan ASN menghadiri kegiatan tersebut,” tandas Ade.

Dikatakan dia, berdasarkan, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum, Ketentuan Pidana Pemilu Pasal 494 Setiap Aparatur Sipil Negara, anggota Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, kepala desa, perangkat desa, dan/atau anggota badan permusyawaratan desa yang melanggar larangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280 Ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).

Pasal 547 setiap pejabat negara yang dengan sengaja membuat dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu Peserta Pemilu dalam masa Kampanye, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah).

Meski demikian, pihak Bawaslu masih akan mengkaji kegiatan tersebut. ”Kami akan melihat kondisi faktual di lapangan, karena petugas kami dari Panwaslu Kecamatan Sumedang Utara melakukan pengawasan di lapangan. Kami akan pelajari terlebih dahulu hasil pengawasan mereka, jadi belum menentukan kesimpulan, namun kiranya ada dugaan pelanggaran pidana Pemilu,” jelasnya.

Dikatakan Ade disamping itu diduga melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara, dan peraturan perundang-undangan lainnya tentang Kode Etik ASN.

Sebagai informasi kegiatan Harlah dihadiri Ketua Umum PPP Ir. H. Romahurmuziy, ST (Gus Romi), Wakil Sekjen PPP Hj. Ratih Sanggarwati, Sekretaris Ketua DPW PPP Jawa Barat Pepep Saeful Hidayat, Ketua Kaderisiasi (OKK), Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, Ketua DPC PPP Sumedang, para Calon anggota Legislatif, pimpinan PAC PPP di 26 Kecamatan se-kabupaten Sumedang serta ribuan kader dan Simpatisan PPP. (Suhaya Kuya)

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker