KABAR DARI ANDAPilihan Redaksi

Sumedang Gandeng KPK, Wujudkan Pemerintahan Bersih Bebas KKN

SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang melaksanakan kegiatan Sosialisasi Tentang Gratifikasi. Dalam siaran persnya, kegiatan tersebut digelar dalam rangka mewujudkan Pemerintahan Kabupaten Sumedang yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme dengan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Ruang Tampomas IPP, Kamis (13/12).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sumedang, perwakilan Direktur Gratifikasi pada Deputi bidang Pencegahan KPK RI, Pj. Sekertaris Daerah Kabupaten Sumedang, Inspektur Kabupaten Sumedang, unsur Forkopimda, para Kepala SKPD, para Camat dan Lurah se Kabupaten Sumedang, Direktur BUMD/BUMN, Ketua Apdesi Kabupaten Sumedang dan para Ketua Apdesi Kecamatan, serta tamu undangan lainnya.

“Kegiatan ini, untuk membangun komitmen dan menginternalisasikan budaya anti-gratifikasi pada tata pemerintahan dan masyarakat. Serta mewujudkan pelayanan publik yang bebas dari gratifikasi di wilayah Kabupaten Sumedang, yang akan berlangsung selama dua hari yaitu pelaksanaan sosialisasi dan pemantauan ke SKPD besok harinya,” kata Inspektur Drs. H. Subagio. M.Si sebagai panitia pelaksana kegiatan.

Sementara itu Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Dia berharap dari kegiatan itu akan berdampak positif serta memiliki efek psikologis agar menjauhkan diri dari perbuatan korupsi dan perbuatan tercela lainnya. Salahsatunya dengan jalan kenaikan TPP diharapkan ada peningkatan kinerja serta membulatkan tekad semua untuk bersama-sama menjauhi korupsi.

“Saya yakin semuanya kompak bersama Bupati Sumedang untuk membangun Kabupaten Sumedang Simpati, mewujudkan pemerintah yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Sosialiasi Gratifikasi dilakukan siang tadi bersama Deputi Bidang Pencegahan KPK berdampak positif serta memiliki efek psikologis bagi semua aparatur pemerintah. Kita harus menjauhkan diri dari perbuatan korupsi dan perbuatan tercela lainnya. Tahun depan saya menaikan tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN). Kenaikan TPP diharapkan ada peningkatan kinerja serta membulatkan tekad semua untuk bersama-sama menjauhi korupsi,” tandasnya. [fit]

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close