Home FEATURE & OPINI Inspiration Class #4: From Local to Global

Inspiration Class #4: From Local to Global

Editor: Pitriyani Gunawan Terbit:

GARUDA Institute Foundation mengawali hari pertama di bulan Desember 2018 dengan mengadakan talkshow inspiratif di Riung Coworking Space yang juga merupakan tempat atau ruang kreatif milik Garuda Institute. Narasumber – narasumber yang hadir merupakan atlet-atlet muda kebanggaan Sumedang yang telah mengharumkan nama Sumedang dan juga Indonesia diajang kompetisi nasional hingga internasional, diantaranya adalah Pahraz Salman A. dengan prestasi Juara 1 International MTB 2017, Juara 1 ASEAN Enduro 2017. Kemudian Leoda Lundy W. dengan prestasi Juara 3 Junior Individual SEAFF Championship 2018, Juara 3 Junior Team SEAFF Championship 2018. Lalu narasumber yang terakhir adalah Pangeran Dirgantara P. dengan prestasi 10 Besar Korean Open Accuracy Cup, RI Emas dan 2 Perak di PORDA 2018, Juara 2 Jogja Air Show.

Diskusi yang berlangsung begitu menarik dan interaktif. Para narasumber menceritakan tentang bagaimana suka dan duka menjadi atlet, perjalanannya dalam meniti karir walau dalam usia terbilang muda, dan bagaimana apresiasi dari pemerintah / lembaga yang terkait.

Leoda yang merupakan atlet olahraga anggaran mengutarakan visi nya, “Saya ingin menjadi juara dalam kejuaraan olimpic internasional, sehingga dapat membanggakan keluarga, Sumedang, dan tentunya Indonesia.”

Begitu pula dengan Pahraz dan Pangeran, menyatakan tujuannya masing-masing dengan menjadi atlet yang bermental tangguh dan penuh prestasi.

Para peserta diskusi nampak terkesima dengan paparan para narasumber, bahwa sebenarnya anak muda Indonesia Khususnya Sumedang begitu banyak yang dikelilingi oleh prestasi. Mereka berjuang dengan passion dan caranya masing-masing. Pahraz menyampaikan, “Saya berlatih dengan keras agar dapat terus mempertahankan apa yang telah saya raih, dan tentunya banyak hal lain pula yang saya korbankan.”

Pangeran yang saat ini masih pelajar juga menyatakan suka duka nya dengan menjadi atlet, “Banyak yang harus dikorbankan, waktu bermain berganti menjadi waktu untuk berlatih, waktu malam minggu menjadi waktu istirahat.”

Harapan dari narasumber selaku perwakilan atlet muda adalah lebih ditingkatkannha lagi apresiasi untuk para atlet, lebih umumnya anak-anak muda yang sedang berjuang & berkarya untuk mengharumkan nama Sumedang.

Diskusi ditutup dengan penyerahan apreasiasi berupa plakat dari Direktur Garuda Institute Foundation, Ricky Alamsyah kepada para narasumber, dan ucapan terimakasih kepada para peserta Inspiration Class #4. Ricky juga menyampaikan bahwa Inspiration Class akan mencoba diruntinkan setiap 2x dalam 1 bulan. Semoga dapat menjadi ruang diskusi & sharing positif untuk masyarakat Sumedang. Ricky juga menyampaikan bahwa Riung Coworking Space terbuka gratis bagi masyarakat umum, baik pelaku usaha anak muda, komunitas, lembaga, individu maupun kelompok. Walau fasilitas belum lengkap sepenuhnya dikarenakan anggaran yang masih terbatas, namun sedikit demi sedikit akan dilengkapi. Fasilitas yang ada saat ini adalah free wifi, pojok baca, intrumen & live music, studio foto, ruang belajar, dan ruang rapat. Garuda Institute juga terbuka jika ada lembaga / individu yang ingin menjadi mitra maupun donatur pewujudan Riung Coworking Space. Ricky menyampaikan, “Riung Coworking Space akan menjadi ruang bersama dan saksi ide-ide inovatif dan kreatif untuk Sumedang, luasnya untuk Indonesia.” [rls/rik]

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.