Home Pilihan Redaksi Dukung Bank Sampah, Pemerintah Salurkan 30 Motor Sampah

Dukung Bank Sampah, Pemerintah Salurkan 30 Motor Sampah

Editor: Pitriyani Gunawan Terbit:

SUMEDANG – Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Sampah dan Limbahmemberikan bantuan sebanyak 30 unit motor sampah untuk tiga kabupaten yakni,Sumedang, Majalengka dan Subang.

Menurut Anggota Komisi VII DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan, Hj Denny Jaya Abri Yani, SE, MBA., masing-masih kabupaten tersebut nantinya akan mendapatkan motor secara merata sebanyak 10 unit.

“Saya difasilitasi oleh LHK mendapatkan 30 motor sampah yang akan diberikan kepada 30 kepala desa di Kabupaten Sumedang, Majalengka dan Subang,” kata Denny saat Sosialisasi Pengembangan Bank Sampah Dalam Ptogram Insfrastruktur Hijau Menuju Indonesia Bersih Sampah, Jumat, 7 Desember 2018.

Dia berharap motor-motor tersebut dalam waktu dekat ini dapat diterima oleh masing-masing kepala desa, karena dalam proses pengiriman. “Mudah-mudahan tahun 2019 bisa bertambah lagi. Karena ini merupakan program berkelanjutan dari KLH,” sambungnya.

Denny menenkankan masyarakat harus benar-benar peduli terhadap permasalahan sampah. Termasuk salahsatu solusinya dengan adanya bank sampah. “Karena bank sampah ini berguna juga, bisa didaur ulang. Contohnya dijadikan Kompos, kompos kan nanti berguna untuk tanaman. Itu mungkin salahsatu cara untuk menanggulangi sampah-sampah itu,” tambahnya.

Disinggung mengenai persoalan kekurangan lahan untuk tempat pembuangan sampah, M Ilham Malik selaku Staff Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Sampah dan Limbah menyebutkan bank sampah akan menjadi salahsatu solusi permasalahan tersebut.

“Justru itulah kita melakukan kegiatan-kegiatan, salahsatu diantaranya mengenai masalah bank sampah. Karena intinya sampah sekarang ini, kita menghadapi volume masalah pertambahan sampah, yang setiap hari terus bertambah. Sementara pengurangan sampahnya relative kecil, oleh sebab itu kita mengadakan kegiatan pelatihan bank sampah yang diwakili kelompok desa yang ada di tiga kabupaten ini. Intinya di situ kita melakukan proses pengurangan, dengan apa? Kita manfaatkan kembali. Kalau sampah plastic bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan industry,” jelasnya. [fitri]

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.