Pilihan RedaksiSUMEDANG

Bupati Sumedang: Insentif RT RW Harus Diperhatikan

SUMEDANG – Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir memberikan apresiasi atas kerja keras RT dan RW di masing masing wilayah. Mereka bekerja selama 24 jam dalam melayani dan membantu masyarakat.

Hal itu disampaikan Dony, dalam Bimbingatn Teknik (Bimtek) Penguatan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Adat Desa (LAD) dalam kegiatan Pembinaan RT dan RW se Kabupaten Sumedang di GOR Desa Conggeang Kulon Kecamatan Conggeang, Jumat (28/12).

“Pengurus RT dan RW harus melayani dan menyelesaikan berbagai masalah di lingkungannya. Saya berterimakasih dalam kesigapannya. Dan, selalu siap dalam menyelesaikan berbagai masalah,” ujar Dony.

Menurutnya, pengurus RT dan RW merupakan manusia piliham Allah. Karena, tidak semua masyarakat siap menjadi pengurus RY dan RW.

”RT dan RW manusia langka yang harus diperhatikan kehidupannya, termasuk dalam hal insentifnya. Kami, Pemkab Sumedang telah berkoordinasi dengan Dinas PMD untuk memberikan kenaikan insentif RT dan RW,” jelasnya.

Dikatakan Dony, ada beberapa tugas pokok dan fungsi dari pengurus RT dan RW. Diantaranya, menjaga kerukunan, ketertiban keamanan lingkungannya. Kemudian, menjaga dan mempertahankan nilai gotong royong dan keswadayaan di masyarakat karena hal itu merupakan nilai yang mahal.

Lainnya, kata Dony, memberdayakan masyarakat agar mandiri. Diharapkan RT dan RW dapat berperan serta dalam mengentaskan kemiskinan.

“Dicek siapa saja yang miskin, kemudian ambil langkah langkah diantaramya dengan melakukan pelatihan wirausaha,” paparnya.

Terakhir, lanjut Dony, adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam lingkungan sekitarnya. “Misalnya dalam kegiatan jumsih dan menjaga ketertiban serta keamanan lingkungan,” tegasnya.

Dony juga mengajak para pengurus RT untuk mewujudkan visi misi Sumedang Simpati. “Dalam mewujudkan Sumedang Simpati diperlukan dukungan peran serta RT dan RW. Terutama, dalam hal mengentaskan kemiskinan,” paparnya.

Kadis PMD Kabupaten Sumedang Teddy Mulyono mengatakan kegiatan penguatan kapasitas RT dan RW merupakan bagian dari 100 hari program kerja Bupati Sumedanh. “Visi misi Bupati Sumedang harus didukung RT dan RW sehingga harus terus disosialisasikan,” tegasnya.

Dikatakan Teddy, dalam melaksanakan tugas dan fungsi, pengurus RT dan RW tidak terikat waktu. Harus selalu siap sedia selama 24 jam. Diantaranya, melaporkan dan mendeteksi dini terkait aliram kepercayaan dan gangguan lingkungan lainnya. “Semuamya harus dilaporkan ke desa, kecamatan dan kabupaten,” tandasnya.

Kegiatan Pelatihan Pembinaan RT dan RW di Kecamatan Conggeang merupakan yang keempat kalinya. Sebelumnya, pembinaan RT dan RW telah dilakukan di Sumedanh Kota, Tanjungsari dan Darmaraja. [iwan]

Pitriyani Gunawan

Pitriyani Gunawan merupakan salahseorang pendiri dari SUMEDANG ONLINE, aktif menulis sejak masih dibangku sekolah. Dan mulai belajar Jurnalistik sejak tahun 2010.

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

Related Articles