Home Pilihan Redaksi Disnakertrans Latih Warga Sumedang jadi Pengusaha Baru

Disnakertrans Latih Warga Sumedang jadi Pengusaha Baru

Reporter: Iwan Rahmat Editor: Pitriyani Gunawan Terbit:

JATIGEDE – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang gencar melakukan pelatihan pada para wira usaha baru. Salahsatunya dengan kegiatan pembinaan kemampuan keterampilan kerja masyarakat yang digelar di Balai Desa Cijeunjing Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Selasa, (06/11/2018).

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang Dikdik Sadikin kegiatan itu merupakan implementasi mendukung visi misi Kabupaten Sumedang Simpati. “Tujuannya selain untuk menumbuhkan wira usaha baru juga untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi dari tenaga kerja dan mereka siap ketika masuk dunia kerja, tapi titik beratnya kita kea rah wira usaha baru. Itu sesuai dengan visi misi kabupaten Sumedang, bahwa misi kelima itu menyiapkan lapangan pekerjaan,” kata Dikdik pada reporter Sumedang Online, Iwan Rahmat Purnama.

Dikatakan dia, pembukaan berbasis masyarakat diselenggarakan oleh BLK dan semuanya ada 12 paket, yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang. Untuk saat ini di empat kecamatan yakni Jatigede, Jatinunggal, Tomo dan Conggeang serta dua paket lainnya akan tersebar di seluruh Kabupaten Sumedang.

“Sekarang kita baru beberapa titik, tapi ke depannya dapat menyeluruh berdasarkan usulan dari tiap desa yang mengajukan proposal dan hasil penelitian di proposal ini mana yang cocok untuk saat ini, dan untuk saat ini baru 12 titik,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir yang membuka acara, dia menilai kegiatan semacam itu dipandangnya merupakan kegiatan yang sangat baik karena sebagai salahsatu solusi untuk menciptakana lapangan pekerjaan di Kabupaten Sumedang. “Setelah dilatih akan memiliki keahlian, mudah mudahan setelah memiliki keahlian disuport peralatannya sehingga bisa mempunyai pekerjaan,” ujar Dony. [iwan]

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.