Home KESEHATAN Disdik Sumedang Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting 1000 Hari Pertama Kehidupan

Disdik Sumedang Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting 1000 Hari Pertama Kehidupan

Reporter: Iwan Rahmat Editor: Pitriyani Gunawan Terbit:

SUMEDANG.ONLINE, SUMEDANG [06-11-2018] - Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Dirjen Paud dan Dikmas Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, menggelar sosialisasi Pencegahan Stunting pada 1000 hari pertama kehidupan.

Menurut Euis Nur Faridah, selaku Tim Fasilitator Pencegahan Stunting Kabupaten Sumedang mengatakan untuk kegiatan sosialisasi dilakukan dalam lima angkatan. Untuk hari ini ada dua angkatan dengan 10 kecataman, 111 desa. Tiap desa mengirimkan tiga peserta, yakni kepala desa, ketua tim penggerak PKK dan seorang pengelola PAUD.

“Kegiatan ini pertama kali dilakukan, semuanya ada lima angkatan, untuk hari ini ada dua angkatan 10 kecamatan ada 111 desa, jadi kali tiga jadi jumlah peserta hari ini ada 333 orang,” kata Euis pada Sumedang Online.

Dia berharap dari ekgaiatan tersebut nantinya desa dapat menganggarkan, kemudian melaksanakan hal serupa kepada sasaran yang sesungguhnya yakni ibu hamil, orang tua yang memiliki anak di bawah usia Dua tahun.

“Karena nanti diharapkan tindak lanjutnya mereka melakukan kegiatan serupa, berupa sosialisasi pencegahan stunting 1000 hari kehidupan pertama pada sasaran. Sasarannya itu dimulai ibu hamil, sama orang tua yang memilik anak dibawah usia 2 tahun. Seribu hari pertama itu; 270 hari di dalam kandungan, 730 hari di luar. Jadi usia 0 sampai dengan 2 tahun,” tandasnya.

Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir, berharap adri kegiatan itu para peserta dapat serius menyimak materi yag diberikan. “Bukan hanya formalitas semata, betul-betul dijiwai. Jadikanlah setiap kegiatan apapun sebagai tempat dan ruang untuk belajar. Pasti ada hikmahnya, agar sungguh-sungguh semoga menjadi ladang ibadah,” ungkapnya. [iwan]

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.