Pilihan RedaksiSUMEDANG

Ade dari Galamedia Terpilih jadi Ketua Pokja Wartawan Setda Sumedang

[DESK] Ade Hadeli dari wartawan Galameda, terpilih menjadi Ketua Pokja Wartawan Sekretariat Daerah (Setda) Sumedang saat pemilihan Ketua Pokja Wartawan Setda Sumedang di Aula Orchid Hotel Abadi Yogyakarta, malam ini, 25 Oktober 2018.

Ade berhasil menyisihkan tiga kandidat lainnya dengan memperoleh 12 suara, sementara Adang Jukardi dari Pikiran Rakyat memperoleh 4 suara, Aziz Abdulah dari Kabar Priangan Online  memperoleh 3 suara dan abstain 2 suara.

Sebelumnya, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumedang, Cecep WP memberikan apresiasi atas pembentukan Pokja wartawan Setda Sumedang. Menurut Cecep hal itu merupakan salahsatu bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sumedang terhadap eksitensi para jurnalis di Kabupaten Sumedang, terutama yang melaukan peliputan di Setda Sumedang.

“Tentu saja bagi saya, selaku pengurus PWI Kabupaten Sumedang merasa bangga. Karena ini akan melahirkan sebuah ikatan kemitraan yang positif yang ingin akan kita bangun bersama,” kata Cecep WP dalam sambutanya.

Disisi lain, adanya Pokja ini akan memudahkan wartawan yang ditugaskan melakukan peliputan pemerintahan dalam memperoleh informasi dan data. “Disamping itu kemitraan ini juga akan membangun silaturahmi di Antara teman-teman wartawan yang bertugas di sana, sehingga bukan suatu hal yang mustahil kita akan selalu dalam kebersamaan. Bukan dalam persaingan yang tidak sehat, tapi harus terbangun sebuah sinergi yang positif di Antara teman-teman wartawan, maupun sesame mitra kita pemerintah Kabupaten Sumedang,” imbuhnya,

Kepala Bagian Humas Setda Sumedang yang juga selaku Plt Kadinsos dan P3A Sumedang, Asep Tatang Sujana mengarapkan pertemuan tersebut akan makin terbentuk sinergitas yang baik Antara Pemerintah Daerah dengan Jurnalis.

“Sehingga tidak ada niat sekecil apa pun untuk melakukan intervensi agar rekan-rekan selalu membalut, kelemahan kekurangan, kekeliruan yang dilakukan pemerintah menjadi bagian yang baik dan indah, tidak. Justru saya berulangkali, missal kalau saya sebagai anak buah mengkritisi pimpinan. Tapi kalau dari rekan-rekan, sesuai dengan fungsinya sebagai media control edukasi dan lain sebagainya, sangatlah etis, sangatlah baik. Sehingga, kami menganggap wartawan adalah mitra yang dapat menyempurnakan berbagai macam sisi lemah yang ada di pemerintah daerah,” jelasnya. [iwan]

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close