Home Pilihan Redaksi Kemungkinan Besar Pelantikan Bupati Sumedang Tetap 20 September 2018. Ini Alasannya

Kemungkinan Besar Pelantikan Bupati Sumedang Tetap 20 September 2018. Ini Alasannya

Editor: Pitriyani Gunawan Terbit:

SUMEDANG.ONLINE, SUMEDANG KOTA [14-09-2018] - Rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk memajukan pelantikan 6 kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2018, pada 15 September 2018, kemungkinan besar batal. Dirjen Otda Kemendagri, Soni Soemarsono meminta Ridwan Kamil melaksanakan pelantikan, sebaiknya dilakukan bukan di hari libur kerja. Alasannya, di tanggal 15 September 2018 sesuai surat dari Ridwan Kamil jatuh pada hari Sabtu. Soni menyarankan agar pelantikan digelar pada minggu ketiga bulan September.

Kemudian, beredar wacana pelantikan pada 17 September 2018. Namun, pelantikan di tanggal tersebut juga tidak dimungkinkan. Alasannya, karena ada rencana kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Purwakarta, dan harus didampingi oleh Ridwan Kamil.

Kabar terakhir yang diterima redaksi ada pesan WhatsApp berantai yang menyebutkan Karo Pemerintahan dan Kerjasama Setda Provinsi Jawa Barat, Dani Ramdan menyebutkan sesuai hasil konsultasi dengan Kemendagri tanggal 13 September 2018, pelantikan Bupati-Wakil Bupati dan Wali Kota-Wakil Wali Kota sesuai dengan jadwal semula, 20 September.

“Sesuai hasil konsultasi dengan Kemendagri tanggal 13 September 2018, Bapak Gubernur Jawa Barat mengarahkan kepada kami bahwa pelaksanaan Pelantikan Bupati/Walikota Gelombang I (6 Kab/Kota), akan dilaksanakan pada hari Kamis, 20 September 2018 Pukul 09.00 WIB bertempat di Gedung Merdeka Bandung,” ujar Dani Ramdan seperti dalam pesan WhatsApp berantai.

Keenam kepala daerah tersebut diantaranya, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Bupati dan Wakil Bupati Sumedang, Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung. (berbagai sumber)

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.