Home FEATURE & OPINI Inilah Peluang Anda Menjadi Anggota Legislatif (Bacaan untuk Bacaleg)

Inilah Peluang Anda Menjadi Anggota Legislatif (Bacaan untuk Bacaleg)

Editor: Pitriyani Gunawan Terbit:
152
0
Oleh: Rauf Nuryama *

DARI 16 Partai Politik yang ada di Sumedang, 3 diantaranya absen dalam pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif Kabupaten Sumedang. 3 Partai tersebut, PKP Indonesia, Partai Garuda dan Partai Hanura. Dari 13 Partai yang mendaftarkan Bacalegnya total ada 597 orang untuk memperebutkan 50 kursi.

Rauf Nuryama, pemerhati masalah politik

Melihat hal ini, peluang menjadi wakil rakyat adalah 1 : 10,8 atau 1 : 11 orang (baca: satu berbanding sebelas) atau hanya 1 orang yang terpilih dari 11 orang yang ada terdaftar sebagai bacaleg.

Ini berdasarkan Bacaleg yang terdaftar di KPU Sumedang. Walaupun prosesnya nanti mereka jadi DCS, dan DCT masih cukup lama. Lalu siapakah yang akan menjadi Pemenang? Berikut adalah kisi-kisi calon pemenang plieg 2019 nanti.

  1. Pemilik kursi adalah Partai dalam posisi pemilik suara sah paling tinggi berurutan dengan, posisi kedua dan seterusnya, serta menggunakan konsep 1,3,5,7…
  2. Persaingan sesungguhnya adalah pemenangan partai, baru pertandingan antar individu dalam partai itu sendiri.
  3. Perjuangan harus dimulai dengan perjuangan untuk kepentingan Partai, baru kepentingan sendiri bacalegnya. Kedepankan visi dan misi Partai, baru visi dan misi pribadi.
  4. Naikkan popularitas dari partai, dan juga diri sendiri secara bersamaan. Dus, naikan elektabilitas partai baru diri sendiri.
  5. Hasil perjuangan kolektif, akan sangat sigificant hasilnya dibanding dengan perjuangan individu. Sehingga antar Bacaleg dalam satu dapil, sangat penting melakukan kerjasama. Bukan bersaing dengan teman dan kawan.
  6. Peran serta perjuangan pimpinan partai dalam mengelola partainya, dan juga strategi yang terarah dan terencana akan kelihatan nanti pada hasil akhir, karena saat ini penulis melihat semua masih sangat cair, anggaplah lebih dari 50% pemilih belum fanatis pada partai tertentu.

Dengan demikian, untuk menjadi pemenang dalam perolehan suara atau kursi harus memahami dengan jelas regulasi, strategi, serta produktivitas sosialisasi, kampanye suatu saat nanti, dan pengawalan pemilihan pada saatnya kelak.

Jangan terlalu lama ‘bertiarap’, segeralah lakukan perubahan. Berpikirlah menang, dan lakukan langkah menjadi pemenang. Optimislah, karena pesimis hanya akan bikin langkah goyah. (*/)


*Rauf Nuryama adalah pemerhati masalah politik. Tinggal di Sumedang.

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.