Pilihan RedaksiSUMEDANG

Buruan Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Mumpung Denda Dihapus

SUMEDANGONLINE, SAMSAT: Warga Jawa Barat kembali dimanjakan dengan munculnya surat keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 973/194-Bapenda tanggal 31 Mei 2018, Tentang Pemberian Pembebasan Pokok dan Sanksi Administratif Berupa Denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Atas Penyerahan Kedua dan Seterusnya Serta Pembebasan Sanksi Administratif Berupa Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2018.
Menurut Kepala Cabang Pelayanan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat Cabang Sumedang Ateng Kusnandar, penghapusan denda PKB dan BBNKB itu mulai berlaku sejak 1 Juli 2018 hingga 31 Agustus 2018. Imbas dari adanya aturan itu sebut Ateng, aktifitas masyarakat yang akan membayar pajak di Kantor Samsat Sumedang terbilang tinggi.
”Untuk hari pertama di kantor Samsat Kabupaten Sumedang, Alhamdulillah antusias para wajib pajak cukup tinggi. Terbukti sejak pagi hari mulai pukul 07.00 sudah berdatangan ke kantor Samsat, untuk memproses pajak kendaraan bermotor yang tahunan dan untuk bea balik nama kendaraan bermotor, baik untuk mutasi di wilayah hukum Polda Jabar maupun mutasi masuk dari luar Polda Jabar. Missal dari DKI atau Provinsi lainnya,” ujar Ateng Kusnandar hari ini.
Dikatakan Ateng, tingginya antusias warga itu membuat antrean masih cukup panjang hingga pukul 14.40 tadi. Warga antusias datang lantaran mereka hanya cukup membayar pokoknya saja. ”Yang telat dua tiga tahun itu cukup bayar pokoknya saja,” imbuhnya.
Disinggung alasan apa, warga sampai menunggak. Dikatakan Ateng, factor utama lantaran ekonomi selain itu lantaran lupa. “Bahkan masih ada anggapan, mereka kira pajak kendaraan bermotor itu bukan setahun sekali tapi lima tahun sekali mengikuti habis plat. Masih ada yang seperti itu,” tutupnya.***IWAN

Tags

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

Related Articles

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker