Home Pilihan Redaksi Setelah Disortir, KPU Sumedang Sebut 1.015 Surat Suara Pilbup Rusak

Setelah Disortir, KPU Sumedang Sebut 1.015 Surat Suara Pilbup Rusak

Editor: Pitriyani Gunawan Terbit:

SUMEDANGONLINE, KOTA: Sebanyak 1.015 surat suara pemilihan bupati dan wakil bupati Sumedang setelah dilakukan pengecekan dan pelipatan dalam kondisi rusak. Dinyatakan rusak lantaran warnanya blur, robek, mengkerut, cetakan kotor serta ada noda yang tembus.

Kasubag Umum dan Kepegawaian pada Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumedang Iwan Hermawan membenarkan adanya 1.015 surat suara yang rusak tersebut. “Hari ini merupakan jadwal pelipatan surat suara bupati dan wakil bupati Sumedang. Hasil rekap perhari ini kita bisa menenggarai ada 1015 surat suara yang rusak. Ini tentunya menjadi dasar untuk kita, kita akan coba rekap karena seperti halnya yang gubernur, mungkin saja tidak hanya rusak tapi juga ada yang kurang jumlahnya,” kata Iwan saat dikonfirmasi Sumedang Online, Jumat (8/6/2018).

[irp posts=”22507″ name=”Sebanyak 943 Surat Suara Pilgub Jabar di Sumedang Rusak”]

“Jadi pada akhir rekap nanti akan kita padukan yang rusak sudah jelas ada 1015, nanti akan kita cek ada tidak surat suara yang kurang. Sehingga kekurangan nanti, kita akan jumlahkan dengan yang rusak. Maka jumlahnya itu yang akan kita klaim untuk kita ganti ke penyedia,” imbuhnya.

Meski tidak harus melaporkan kejadian tersebut ke KPU Jawa Barat, namun untuk proses penggantian surat suara tetap melalui rapat pleno KPU. “Ini tidak ke (KPU) Jabar, karena ini kan surat suara Bupati dan wakil bupati. Jadi kewenangannya ada di KPU Sumedang, tapi tetap harus diputuskan melalui pleno KPU,” jelas Iwan.

Untuk proses penyortiran surat suara pihak KPU menerjunkan 360 warga untuk melakukan penyortiran dan pelipatan dengan upah perlembar Rp 125. *** IWAN

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.