Home Pilihan Redaksi Paslon Diperbolehkan Memberikan THR? Ini Jawaban Panwaslukab Sumedang

Paslon Diperbolehkan Memberikan THR? Ini Jawaban Panwaslukab Sumedang

Editor: Pitriyani Gunawan Terbit:

SUMEDANGONLINE, Panwaslukab: Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaslu) Kabupaten Sumedang akan mengawasi pasangan calon kepala daerah saat menjelang hari raya lebaran. Mereka khawatir, momen itu dimanfaatkan untuk kampanye terselebung.

Meski demikian menurut anggota Panwaslu kabupaten Sumedang, pasangan calon diperbolehkan untuk memberikan THR, sumbangan berupa zakat, infak dan shodaqoh asalkan tidak ada unsur kampanye di dalamnya.

“Di bulan Suci Ramadan Paslon bisa memberikan THR. Bisa memberikan sumbangan berupa zakat, infaq dan shodaqoh. Bisa memberikan alat alat solat, misalkan sarung, baju koko. Asalakan di materi tersebut tidak ada simbol-simbol pasangan calon, dan partai politik. Serta tidak ada misi misi dan program kerja pasangan calon serta tidak ada unsur ajakan pada masyarakat yang diberi bingkisan tersebut. Kalau tidak ada unsur-unsur kampanye, maka itu diperbolehkan diberikan pada masyarakat,” kata Ade pada Sumedang Online.

Panwaslukab Sumedang pun memberikan batasan waktu pemberian yakni menjelang hari raya dan saat open house pasangan calon, di luar itu tidak diperbolehkan. “Waktunya menjelang hari raya idul fitri dan setelah idul fitri, karena kan setelah idul fitri ada open house dari pasangan calon. Itu bisa disesuaikan. Nah, itu waktunya. Kalau di luar itu tidak diperbolehkan karena ini momen hari raya idul fitri, dan open house,” tambahnya. ***

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.