Home Pilihan Redaksi Aher Puji KNPI Jawa Barat Paling Kompak

Aher Puji KNPI Jawa Barat Paling Kompak

Editor: Pitriyani Gunawan Terbit:

SUMEDANGONLINE, Bandung – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan memberikan pujian pada sejumlah pemuda di Jawa Barat yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DPD Jawa Barat yang tetap solid, meskipun sempat terjadi dinamika dinamika di dalamnya. Hal itu dikatakan Ahmad Heryawan saat sahur bersama dengan DPD KNPI Jawa Barat di Gedung Sate, Sabtu (9/6/2018).

“Terus terang saya cukup reugreug, apalagi kalangan mudanya, meskipun ada dinamika dinamika, tetapi ternyata KNPI Jabar itu paling kompak. Meski sempat mendua, tapi menyatu lagi. Itulah KNPI jawa Barat, saya kira situasi semacam itu harus kita jaga dengan baik, karena kepeloporan kawasan besar memang harus hadir dalam kepeloporan nasional. Baik kaum mudanya, maupun semua komponen,” kata Ahmad Heryawan.

Gubernur yang karib disapa Aher itu pun menyebutkan salahsatu contohnya, yang hadir saat Sahur Bersama. Dia mengira yang hadir hanya sedikit, namun ternyata animo dari para pemuda yang tergabung dalam KNPI Jawa Barat terbilang tinggi. “Hadir dari berbagai daerah di Jawa Barat,” kata Aher yang sempat mengabsen daerah daerah yang berada di perbatasan Jawa Barat itu.

Dikatakan Aher, dalam menyongsong masa depan memang menurutnya para pemuda harus benar benar dalam posisi yang serius. Menurut Aher, keterlibatan pemuda dalam kepemimpinan publik sudah merupakan sesuatu hal yang sangat penting.

“Sangat penting untuk membangun menjaga arah kebangsaan ini, agar tetap lurus. Bahwa hari ini ada semacam kehawatiran terkoyaknya kebhinnekaan, saya mikir-mikir apa iya gitu?! Apakah ini semata mata kehawatiran. Soalnya di Jawa Barat kan tidak ada situasi itu. Situasi yang pada kehidupan posisi normal tidak terjadi apa-apa. Bahwa kemudian ada satu dua prilaku anak bangsa yang mencederai, urusan urusan yang sangat mendalam dalam masalah keyakinan. Itu boleh jadi, itu yang menjadi pemicu. Tetapi kan hanya terbatas pada orang yang melakukan itu, tidak meluas ke berbagai urusan. Saya kira situasinya seperti itu, karena dalam konteks kebhinekaan menurut pemahaman keagamaan, tidak ada masalah.”

“Harus tidak ada kehawatiran, apalagi di Jawa Barat, di Jawa Barat kan tidak pernah ada persoalan persoalan yang berbau sara yang menjadi persoalan besar,” tutupnya. ***

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.