Pilihan Redaksi

Polisi pastikan pembunuh Opik tak mengalami ganguan Jiwa

SUMEDANG – Kapolres Sumedang, AKBP Hari Brata SIK memastikan jika tersangka pembunuh Opik alias Endit, Cece alias Entoy bin Carta tidak mengalami gangguan jiwa. Hal itu dikatakan Kapolres usai melakukan reka adegan di beberapa titik lokasi kejadian, Kamis (19/10/2017).

Dalam reka adegan sebanyak 47 adegan itu. Cece terlihat dapat menjelaskan adegan peradegan secara normal. “Tadi kita sama-sama sudah melihat reka ulang atau rekontruksi. Kita melakukan rekontruksi sesuai sejauh mana perbuatan para pelaku dimulai dari TKP sampai tempat yang ditemukan,” kata AKBP Hari Brata SIK usai menggelar rekonstruksi pada wartawan.

Dari hasil rekonstruksi tersebut diperoleh simpulan jika motif pelaku menghabisi nyawa korban lantaran faktor tidak senang. “Motif pembunuhan cuman hanya tidak senang saja sama pelaku. Dilihat pelaku dan korban masuk rumah kemudian korban langsung melakukan pembunuhan,” imbuhnya.

BACA JUGA  Mayat Mr X di Buahdua Sumedang, Polisi Menduga Korban Penganiayaan

Disinggung apakah hal itu direncanakan, sebut Kapolres tersangka menyebutkan tidak ada niat sebelumnya untuk melakukan aksi pembunuhan. ”Motivasi awal perencanaan, tidak ada. Hanya spontan saja,” terang dia.

Ditanya rumor yang beredar jika ada indikasi korban mengalami gangguan jiwa. “Kalau secara psikologis tidak terlihat, karena sudah dilaksanakan pengecekan secara pisikologi oleh penyidik kita,” tambahnya. Pelaku dijerat pasal 338 KUHP dengan barang bukti golok dan kabel listrik untuk menjerat dan membunuh korban. ***

Tags

Pitriyani Gunawan

Pitriyani Gunawan merupakan salahseorang pendiri dari SUMEDANG ONLINE, aktif menulis sejak masih dibangku sekolah. Dan mulai belajar Jurnalistik sejak tahun 2010.

Silakan beri tanggapan terkait artikel ini:

Related Articles